Showing posts with label Nasional. Show all posts

Sbmptn
Banda Aceh | Acehchannel.comSeleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan PTN melalui ujian tertulis secara nasional yang selama ini telah dilakukan menunjukkan berbagai keuntungan dan keunggulan, baik bagi peserta, PTN, maupun bagi kepentingan nasional.

Baca Juga:

Bagi peserta, seleksi bersama menguntungkan karena lebih efisien, murah, dan fleksibel. Hal ini dikarenakan adanya mekanisme lintas wilayah.

Tidak lama lagi, pendaftaran SBMPTN 2016 kembali dibuka. Berikut jadwal penting SBMPTN 2016:

  1. Video Tata Cara Pendaftaran Online SBMPTN dapat diunduh mulai tanggal 18 April 2016 pukul 08.00 WIB
  2. Pendaftaran Online SBMPTN (PBT dan CBT) dibuka mulai tanggal 25 April 2016 pukul 08.00 WIB sampai dengan tanggal 20 Mei pukul 22.00 WIB.
  3. Ujian tertulis (PBT dan CBT) dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2016.
  4. Ujian Keterampilan (bagi peserta yang memilih program studi tertentu) dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2016 dan/atau 2 Juni 2016.
  5. Pengumuman hasil seleksi SBMPTN dapat diakses melalui laman sbmptn.ac.id mulai tanggal 28 Juni 2016 pukul 17.00 WIB.

Munas FULDKT Aceh, Mukhtar Terpilih Sebagai Ketua Umum
Suasana Musyawarah Nasional FULDKT (Foto: Istimewa)
Banda Aceh | Acehchannel.com - Musyawarah Nasional FULDKT ke VIII yang dilaksanakan di Aceh sejak Kamis (14/4) hingga Sabtu (17/4) menghasilkan dua putusan penting, yaitu terpilihnya Mukhtar sebagai Ketua Umum FULDKT menggantikan Rahmat Rizki.

Baca Juga:

Sementara itu, keputusan penting lainnya adalah terpilihnya Universitas Sriwijaya, Palembang sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional FULDKT yang ke XI dua tahun mendatang.
"Suasana musyawarah berjlangsung sangat khidmat dengan suasana kekeluargaan; sehingga banyak putusan yang semua nya untuk kemashlahatan mahasiswa dan masyarakat", ujar Haikal, Ketua Panitia Munas FULDKT ke VIII kepada Acehchannel.com
Pantauan Acehchannel.com, Musyawarah Nasional FULDKT ke VIII yang dipusatkan di Fakultas Teknik Universitas Syiah Kualaini turut dihadiri oleh perwakilan Gubernur, Mahasiswa dan pihak Rektorat Unsyiah sendiri.

Terakhir para peserta diajak untuk field trip mengelilingi kota Banda Aceh dan Aceh Besar. 

Alhamdulillah, LDF FUAT Sukses Laksanakan Musyawarah Nasional FULDKT VIII
Suasana Musyawarah Nasional FULDKT oleh LDF FUAT (Foto: Istimewa)
Banda Aceh | Acehchannel.com - Forum Ukhuwah Aneuk Teknik (FUAT)  Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala mengadakan Musyawarah Nasional (Munas)  Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Kampus Teknik (FULDKT) ke VIII terhitung sejak Kamis (14/4) hingga Sabtu di Balee Keurokon Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Baca Juga:

Berbagai Lembaga Dakwah Kampus Teknik (LDKT) seluruh Indonesia hadir kegiatan ini. Dari ujung sumatra hingga ujung Kalimantan. Mengusung tema “Tingkatkan etika dan Moral Insan, Jalin Ukhuwah,  Teknokrat Muda,  Bersama Kita Rajut Indonesia Negeri Madani", Haikal Novriandi selaku ketua panitia mengharapkan dengan adanya kegiatan ini Aceh khususnya dan Indonesia umumnya memiliki iron stock Muslim Sejati.

"Peran Teknokrat dalam pembangunan sangat diharapkan", ujarnya melalui press rilis kepada Acehchannel.com.

Pada kesempatan yang sama, Haikal juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh pihak yang membantu menyukseskan Munas tersebut.

"Saya sangat  berterima kasih pada semua yang berkontribusi dan membantu kelancaran dan kesuksesan acara ini baik dari pihak rektorat, dekanan hingga alumni", ujarnya singkat.

"Semoga FUAT dapat menyelenggarakan agenda kegiatan yang lebih baik lagi ke depannya", sambungnya. [MRR/fb]

Ketua Fosma: Semoga Pemukulan Mahasiswa Tidak Terjadi di Aceh
Suasana kurang kondusif mahasiswa riau (Kiri), Muhammad Iqbal (Kanan) (Foto: Istimewa)
Banda Aceh | Acehchannel.com - Kasus pemukulan mahasiswa yang terjadi di Riau beberapa waktu lalu oleh pejabat publik kini viral di media sosial seperti Facebook dan Twitter. Lembaga Adat Melayu atau LAM Riau, Al-Azhar sempat mengatakan kepada riauonline.cim bahwa kasus pemukulan tersebut sebagai tindakan primitif.

Baca Juga:

Sementara itu, Ketua Fosma Unsyiah, Muhammad Iqbal berharap tindakan pemukulan terhadap mahasiswa seperti di Riau tidak terjadi di Aceh.

"Harapannya tindakan yang seperti itu (Pemukulan mahasiswa -RED) tidak terjadi di Aceh", ujarnya kepada Acehchannel.com.

Muhammad iqbal juga menuturkan bahwa ketika mahasiswa melakukan Aksi itu sebagai sebuah bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan dan pemkembangan bangsa ini.

"Bukan tidak mungkin, jika ada mahasiswa dipukul oleh pihak aparat dan pejabat publik di Aceh, mahasiswa akan bersatu melawan tindakan pemerintah yang anarkis dan primitif tersebut", tambahnya.

Nina Oktoviana, Polwan Cantik Polda Aceh Pengawal Jokowi
Nina Oktoviani (Kanan) dan Fransisca (Kiri). (Foto: www.lintasnasional.com)
Banda Aceh | Acechannel.com - Kedatangan rombongan Presiden Jokowi ke Aceh dalam rangka peresmian Bandara Rembel di Aceh Tengah dikawal ketat oleh aparat kepolisian, termasuk Nina Oktoviana, Polwan cantik Anggota Tim Teror Pengaman Presiden.

Baca Juga:

Pengalamannya tidak perlu diragukan lagi, Dara cantik kelahiran Aceh Besar 23 tahun silam ini pernah ditunjuk sebagai tim pengaman Pilkada Gubernur Aceh tahun 2014 silam.

Dalam perjalanannnya sebagai Polwan, Bripda Nina langsung diangkat menjadi anggota pasukan elit Satuan Gegana oleh Kepala Satuan Brimob Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi Norman Widjajadi SIK karena ketangkasan dan kemampuan yang dimilikinya yakni, ahli menembak.
"Untuk jadi Polisi Wanita memang cita-cita dari kecil, tapi bergabung dengan pasukan elit Satuan Gegana tidak pernah saya bayangkan", ungkapnya saat berbincang bersama tribratanews.com, Senin 29 Februari 2016.

Mahasiswa Kecam Flavia Wakili Aceh di Miss Indonesia
Getah menggelar aksi di bundaran Simpang Lima, Banda Aceh. (Foto: www.kanalaceh,.com)
Banda Aceh | Acehchannel.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Penyelamat Marwah Aceh (GETAH) melakukan aksi menolak Flavia Celly Jatmiko, kontestan yang mewakili Aceh di ajang Miss Indonesia 2016.

Heri dan puluhan mahasiswa lainnya mendesak Pemerintah Aceh menindak tegas hal tersebut. Hal ini ungkapkan oleh Heri dalam orasinya pada Aksi Gabungan di Simpang Lima, Banda Aceh pada Selasa (23/2) siang.
"Aceh ini identik dengan syariat Islam, dan dia (Flavia) sama sekali tidak mencerminkan orang Aceh. Ajang itu pun tidak sesuai dengan syariat Islam dan budaya lokal di Aceh," ujar Heri Safrizal.
Lebih lanjut Heri menegaskan bahwa Flativa bukan orang Aceh.
"Kita mengecam meras si miss itu, apa pula dia bawa-bawa nama Aceh padahal dia bukan orang Aceh," teriak Heri Safrizal selakau koordinator aksi dalam orasinya seperti dikutip dari Serambi Online.
[#]

GETAH Tolak Penyelenggaraan Miss Indonesia 2016
Flavia Celly Jatmiko. (Foto: www.aktualita.co)
Acehchannel.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Penyelamat Marwah Aceh atau GETAH menyatakan menolak penyelenggaraan Miss Indonesia 2016. Bahkan mereka berencana akan menggelar Aksi besar pada Selasa siang (23/2), besok.

Baca Juga:

Penolakan ini didasarkan pada keikutsertaan Flavia Celly Jatmiko yang mewakili Aceh pada Miss Indonesia 2016 tersebut.
"Karena telah mencedrai marwah Aceh dengan keikutsertaan-nya (Flativa -RED) perwakilan yang sebenarnya bukan orang Aceh, namun mengatasnamakan Srikandi Aceh", tulis akun resmi Bem unsyiah sebagai otak aksi besok yang rencananya akan dilakukan di Simpang Lima, Banda Aceh.
Seperti diketahui Flavia Celly Jatmiko memang tidak memiliki latar belakang Aceh, baik asal daerah maupun riwayatnya tidak pernah tinggal di Aceh.

Anehnya, GETAH bukannya menuntut agar Flavia Celly Jatmiko mundur dari perwakilan Aceh di ajang Miss Inodnesia 2016 ini, tetapi mereka menolak penyelenggaraan Miss Indonesia 2016. Tentunya ini sedikit berlebihan. [*]

Orang Jawa: Orang Aceh Punya Watak ‘Bos’
Ilustrasi
Acehchannel.com – Sejak beberapa hari yang lalu hingga beberapa hari kedepan, saya berada dilingkungan yang didominasi oleh orang jawa. Saat ini saya sedang berada di sebuah kecamatan terpelosok di Aceh Tamiang, Pulau Tiga.

Baca Juga:

“Orang Aceh itu dimana-mana pengennya jadi Bos, Memang punya watak Bos”.

Ungkap Warsito (Bukan nama asli), yang sehari-hari berkerja sebagai supir PT. Perkebunan Nusantara 1 itu.
“Coba adek lihat, ada orang aceh yang mau berkerja seperti kami?”. Enggak ada.
“Mana mau orang Aceh seperti kami”, tanya sekaligus dijawabnya sendiri.

Lebih jelas Warsito mencontohkan banyak orang Aceh yang mau jadi kuli bangunan, tukang gali kabel untuk operator dan lain sebagainya.
“Apapun kami kerjakan untuk sesuap nasi”, ujarnya dengan wajah bangga.

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Pidie
Ilustrasi. (Foto: www.google.co.id)
Sigli | Acehchannel.com - Pelaksanaan kewajiban membayar pajak merupakan bentuk partisipasi langsung masyarakat Indonesia dalam membangun negaranya, khususnya aceh. Di Aceh 30 persen penerimaan dikembalikan ke kabupaten atau Kota.

Baca Juga:

Jika kamu ingin membayar pajak di Kabupaten Pidie, beberapa alur yang harus kamu tempuh adalah sebagai berikut:

  1. Pastikan bahwa kamu membawa fotocopi ktp atau KK, STNK dan surat keterangan bayar pajak berjalan atau tahun sebelumnya.
  2. Jika semua persyaratan terpenuhi, segera daftarkan diri anda untuk membayar pajak di Loket 1 atau loket pendaftaran.
  3. Jika kendaraan mu masih baru (1-5 umur pakai), maka loket 2 atau loke cek fisik kendaraan dapat kami lewatkan.
  4. Sekarang kamu ada di loket 3, disini kamu akan diminta menyerahkan semu berkas yang kamu peroleh di loket pertama untuk diproses.
  5. Diloket 3 atau loket penetapan tidak berlangsung lama, kurang dari 5 menit kamu akan dipanggil dan diarahkan ke loke 5 atau kasir untuk melakukan pembayaran.
  6. Aneh memang, setelah kamu melakukan pembayaran di loket 5 yang merupakan loket terakhir, kamu akan diarahkan kembali ke loket 4 atau loket penuerahan untuk diserahkan kembali bukti pembayaran. Tentunya telah diperpanjang selama 1 tahun.
  7. Terakhir, kamu akan kembali ke loket pertama untuk di Stempel dan di tandatangani bukti pembayaran pajak yang telah kamu bayar untuk setahun kedepan.
Ayo bayar pajak untuk kemajuan Indonesia.

Ketua Fosma Unsyiah Kutuk Aksi Teror Jakarta
Aksi teror Jakarta Pusat. (Foto: www.dakwatuna.com)
Banda Aceh | Acehchannel.com - Ketua Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Fosma Unsyiah mengutuk keras aksi teror yang terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat pada Kamis (14/11) lalu.

Baca Juga:

"Kami dari LDK Fosma mengecam keras tindakan terosisme yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga merugikan orang banyak", ujarnya

Muhammad Iqbal juga mengatakan bahwa aksi teror tersebut bukan bagian dari ajaran Islam.

"Jika pelakunya orang Islam, saya tegaskan bahwa aksi terorisme bukan merupakan bagian dari ajaran Islam", tambahnya.

Melalui siaran pers yang diterima Acehchannel.com, Muhammad Iqbal juga menyampaikan bela sungkawanya terhadap korban aksi teror tersebut.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya masyarakat umum dalam peristiwa tersebut", ujar Iqbal di Sekretariat Fosma Unsyiah.

Selain itu, Iqbal yang juga merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah menghimbau kepada masyarakat umum untuk lebih berhati-hati terhadap situasi dan kondisi lingkungan sekitar.

Din Minimi Pulang
Nurdin bin Ismail alias Din Minimi . (Foto: Harian Aceh)
Idi | Acehchannel.com - Nurdin bin Ismail alias Din Minimi dikabarkan telah kembali kerumahnya pada senin (28/12) malam seusai magrib.

Baca juga:

Seperti dilansir dari Serambi Indonesia, informasi tentang kembalinya Din Minimi diperoleh dari Yusri, Keuchik Gampong Ladang Baro, Kecamatan Juluk, Aceh Timur.
"Benar bang Din sudah kembali ke rumahnya di Gampong Ladang Baro seusai magrib Seni malam," kata Keuchik Yusri.
Namun keuchik tersebut mengaku tidak tahu siapa saja selain Din Minimi yang pulang dan bermalam dirumah panggung berkondisikan kayu itu.
"Yang saya tahu Bang Din sudah pulang, namun anggotanya yang lain saya tidak tahu kemana mereka sudah beristirahat. Saat mereka plang saya sudang Takziah di Gampong sebelah," ujarnya.
*[FAI]
 

Lahirnya Legislator Muda Aceh
Training Legislatif 2015. (Foto: Ivana Maulidia)
Darussalam | Acehchannel.com - Kampus sebagai miniatur negara menjadi tempat pembelajaran sistem-sistem pemerintahan yakni melalui lembaga mahasiswa seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Masih terasa suasana Pemilihan Raya Universitas Syiah Kuala beberapa hari lalu, telah terpilih Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan 33 perwakilan mahasiswa dari setiap fakultas yang akan segera melanjutkan tonggak eksekutif dan legislatif di Unsyiah.

Baca Juga:

Banyak orang menganggap bahwa badan eksekutif memiliki bargaining tinggi dan peran yang sangat penting pada pemerintahan, tetapi sebenarnya peran lembaga legislatif pun tidak kalah pentingnya. Mengingat bahwa tidak semua fakultas di lingkungan Unsyiah maupun universitas lain memiliki kurikulum yang mengajarkan sistem kenegaraan, maka dari itu Anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unsyiah 2015 berinisiatif untuk mengadakan Training Legislatif 2015.

Acara Training Legislatif ini dilaksanakan pada Minggu, 27 Desember 2015 di Multi Purpose Room (MPR) Pertanian Unsyiah. Dengan mengangkat tema "Membangun Semangat Legislator Muda Aceh" diharapkan para peserta memahami peran dan fungsi Lembaga Legislatif di wilayah kampus maupun Lembaga Legislatif di Indonesia sehingga dapat menggunakan perannya dengan baik. Sekitar 30 peserta yang berasal dari Unsyiah dan luar Unsyiah antusias mengikuti acara.

Training Legislatif ini mendatangkan pemateri-pemateri yang memiliki track record di lembaga legislatif. Mustaqim Ibrahim, yang mempresentasikan materi Peran dan Fungsi Lembaga Legislatif merupakan salah satu pentolan Majelis Perwakilan Mahasiswa Unsyiah. Adapun pemateri kedua yaitu Nourman Hidayat, yang kemudian menjelaskan Tata Cara Penyusunan Undang-undang.
"Melihat antusias peserta disini yang banyak melontarkan pertanyaan berbobot sudah cukup menjelaskan bahwa Anda semua memuliki pemikiran yang cerdas, semoga bisa semakin berkembang", ujar seorang advokat yang pernah menduduki kursi panas sebagai Anggota Legislatif Aceh ini. 

Sesi ketiga, peserta mendapat suntikan materi terkait Tata Cara Persidangan oleh Sekjen Majelis Permusyawaratan Mahasiswa sekaligus Ketua KPR Unsyiah 2014, Yulifhirmarijal dan diakhiri dengan simulasi persidangan. Peserta sangat antusias mengikuti rangkaian acara Training Legislatif ini.
"Kegiatan ini merupakan gebrakan baru dari DPM Unsyiah 2015 sebagai pencerdasan terhadap mahasiswa terkait lembaga legislatif kampus, semoga kepengurusan DPMU kedepan bisa lebih baik dan sinergi membangun Unsyiah.", kata Delia, Ketua Komisi A DPM Unsyiah yang menjadi Ketua Panitia pada kegiatan Training Legislatif ini.
*[CSM]

Design bus transjakarta dan halte khusus. (Foto: Beritakita.com)
Banda Aceh | Acehchannel.com - Peresmian Trans Koetaraja akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini dikatakan oleh Walikota Banda Aceh, Illiza S. Djamal pada Semiar Nasional 'Pembangunan Berkelanjutan Dalam Rangka Peringatan Tsunami' di AAC Dayan Dawood Unsyiah pada Sabtu (26/12) tadi pagi.

Baca Juga:

Meski sempat menuai polemik di media-media online maupun cetak, Angkutan Umum Trans Koetaraja akan tetap dioperasikan.
"Untuk tahap awal, kita rencanakan akan beroperasi dua unit terlebih dahulu", ujar Illiza dalam presentasinya.
Illiza juga menyinggung bahwa akan meng-gratiskan biaya Trans Koetaraja untuk siswa-siswi Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas.
"Akan kita gratiskan untuk siswa-siswi SD, SMP dan SMA. Merekat tidak perlu bayar, bebas mau kemaja saja", ujarnya yang disambut tepuk tangan dari peserta yang memadati gedung.
Smentara untuk mahasiswa, biaya transportasi Trans Koetaraja tetap berlaku, namun tidak dalam jumlah yang banyak, hanya Rp. 30.000,- perbulannya.
"Untuk mahasiswa belum bisa kita gratiskan. Cuma bayar tiga puluh ribu perbulannya, terserah mereka mau kemana", timpalnya. 

Purek 3 Unsyiah, Dr. Alfian Alfianur Tutup Workshop AMKI
Pembantu Rektor III Unsyiah, Dr. Alfian Yulisanur BC sedang menghalau Mahasiswa yang menggugat Rektorat (Foto: YOUTUBE)

Banda Aceh ; Acehchannel.com - Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Syiah Kuala, Dr. Alfian Alfianur BC, secara resmi menutup kegiatan Workshop Kepemimpinan dan Tata Kelola Lembaga Ibadah Kampus yang diselenggarakan oleh RISTEKDIKTI melalui AMKI hari ini, Sabtu (5/12) pagi.

Baca Juga:

Kegiatan yang berlangsung di Aula Perpustakaan Universitas Syiah Kuala selama tiga hari sejak kamis, (3/12) ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat kampus, dosen serta mahasiswa dari seluruh Indonesia (Sumatera dan Jawa -RED).

Dalam sambutannya, Dr. Alfian sempat menyinggung isu-isu anak muda Indonesia, khususnya Aceh yang saat ini dilalaikan oleh berbagai hal.
"Khusus di Aceh, banyak anak muda dan mahasiswa dilalaikan oleh warung kopi", ungkapnya.
Pembantu Rektor III Universitas Syiah Kuala yang terkenal akrab dengan mahasiswa ini mendesak AMKI untuk terus menghasilkan program-program islami yang berbasis di Mesjid untuk menarik kembali anak muda dan mahasiswa ke hal-hal yang positif.
"Saya yakin, magnet-magnet itu ada di mesjid-mesjid dan musalla", terangnya sekaligus menutup kegiatan AMKI atau Asosiasi Mesjid Kampus Indonesia.

Sibghatullah, Kita Tunjukkan Kalau FKIP Adalah Singa Kampus Unsyiah
Sibghatullah (kanan) menangi pemira FKIP Usnyiah (Foto: Dokumentasi KPR FKIP Unsyiah)
Banda Aceh ; Acehchannel.com - Kemenangan Sibghatullah Arrasyid disambut gembira oleh semua pendukung dan simpatisannya. Suasana kemenangan tidak hanya terlihat beberapa saat setelah perhitungan suara dan klarifikasi resmi dari Komisi Pemilihan Raya (KPR) Fakultas KIP Unsyiah, namun juga merambah ke media sosial, seperti Facobook dan Twitter.

Baca Juga:

Beragam ucapan selamat dan doa memenuhi laman-laman facebook dan twitter, baik dari mahasiswa FKIP sendiri maupun dari Kampus-kampus lain dalam lingkup Unsyiah. Ucapan selamat juga datang dari alumni, terutama alumni FKIP Unsyiah.

Sementara itu, Sibghatullah dalam wawancaranya dengan Acehchannel.com beberapa saat pasca pengumuman resmi dari KPR FKIP mengatakan komitmennya untuk membangun dan mengembangkan FKIP yang lebih baik kedepannya.
"Kita berharap, kemenangan BEM FKIP 2015 ini adalah pembangun semangat baru untuk mahasiswa FKIP, bahwasanya FKIP adalah Singa Kampus Unsyiah", ujarnya singkat.
Menurut data KPR, calon ketua BEM FKIP dengan nomor urut dua berhasil meraih sebanyak 1.102 suara sah dari total 1900-an pemilih.

Zaini Abdullah: Prestasi Jangan Hanya Dari Akademik
dr. Zaini Abdullah, Gubernur Aceh periode 2012-2017 (Foto: Kompasiana)
Banda Aceh; Acehchannel.com - Pembukaan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) yang ke XIV tahun 2015 yang berlangsung di Lapangan Mini Universitas Syiah Kuala (14/11) turut di hadiri sejumlah pejabat-pejabat penting negara. Gubernur Aceh, dr, Zaini Abdullah juga turut mengadiri pembukaan POMNAS 2015 dan memberikan kata-kata sambutannya.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh yang akan berakhir masajabatannya pada 2017 mendatang tersebut mengucapkan selamat datang kepada seluruh Kontingen ke Aceh.
"Selamat datang di Aceh. Anggaplah seperti rumah sendiri", ujar Zaini.
Dalam sambutannya, Zaini juga mengharapkan kepada seluruh generasi muda para mahasiswa, khususnya Aceh untuk tidak hanya berprestasi di bidang akademik. tetapi juga merambah ke bidang-bidang lain seperti olahraga.
"Prestasi tidak hanya harus di bidang akademik, bidang-bidang lain seperti olahraga juga patut kita banggakan", tutupnya.

BANDA ACEH ; Acehchannel.com - Kemeriahan Unsyiah Fair 10 yang berlangsung selama seminggu mulai dari 18 September 2015 hingga 23 September 2015 berakhir ricuh ketika malam penutupan atau Closing Ceremony.

Baca Juga:

Akibatnya puluhan mahasiswa yang didominasi oleh mahasiswa Fakultas Teknik mengambil alih gedung AAC Dayan Dawood selama kurang lebih empat jam, mulai pukul 23.00 Wib hingga pukul 03.00 dini hari (24/10), hingga akhirnya Presiden Mahasiswa, Muhammad Hamzah memberikan Klarifikasi akibat kericuhan tersebut.

Berikut videonya, selamat menikmati!


Lihat lanjutannta di "(Video) Ricuh Unsyiah Fair 10, Ini Klarifikasi BEM Unsyiah Part 2"

Anggota DPR RI Fraksi PKS Sumbang Dana Untuk Korban Kabut Asap
Proses serah terima sumbangan dana Anggota DPR RI Fraksi PKS secara simbolis kepada korban asap (Foto: Fanspage Facebook Partai Keadilan Sejahtera)
JAKARTA, Acehchannel.com - Anggota Legislatif Fraksi PKS Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyerahkan tunjangan kenaikan jabatannya untuk daerah-daerah yang terkena bencana kabut asap, Riau pada Jum'at (23/10) siang.

Baca Juga:

Seperti dikutip dari Fanspage resmi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), total dana yang berhasil terkumpul dari seluruh anggota Legislatif sebesar Rp. 685.788.000,- rupiah.
"Total dana tunjangan yang disumbangkan sebesar Rp. 685.788.000,-", tulis Fanspage PKS.
Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut berpartisipasi untuk menyalurkan bantuannya kepada korban asap di Riau.
"Bagi yang ingin ikut Donasi bisa transfer ke Bank Mandiri cabang Warung Buncit : 127-00-1111111-7 a/n Partai Keadilan Sejahtera", tambahnya dengan hestag #Genta PKS

Satu Tahun Jokowi-JK: Inilah 26 Janji Jokowi Saat Kampanye Part 1
Jokowi Dodo ketika masa kampanye. (Foto: Google)
Acehchannel.com - Terpilihnya Jokowi Dodo sebagai Presiden Indonesia dan Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia tidak lepas dari janji-janji manis kedua calon tersebut saat masa kampanye pada Juli 2014 lalu.

Baca Juga:

Seperti dikutip Acehchannel.com dari koran Republika, setidaknya ada 26 janji yang di ucapkan oleh Jokowi Dodo kepada rakyat Indonesia. Namun pada tulisan ini, hanya 10 janji yang dilampirkan dari 26 janji Jokowi - JK adalah sebagai berikut:
  1. Memberantas madia energi
  2. Tidak akan menghapus subsidi BBM
  3. Transparansi massal yang aman, nyaman dan efesien
  4. Tol laut Aceh - Papua
  5. Swasembada pangan dalam tiga tahun
  6. Membuka tiga juta lahan pertanian baru
  7. Membangun 25 bendungan baru dan irigasi sawah
  8. Menghentikan impor daging
  9. Menigkatkan mutu Pesantren
  10. Menghapus ujian nasional
Sisanya dapat dilihat di "Satu Tahun Jokowi-JK: Inilah 26 Janji Jokowi Saat Kompanye Part 2"

Musibah di Mina, Berapa Banyak Ummad Muslim yang Shalat Gaib
Suasana haji pada saat musim haji di Mina, Arab Saudi
Acehchannel - Musibah yang menimpa jamaah haji saat hendak melempar jumrah pada kamis (24/9) membuat heboh seluruh jagat raga. Tragedi yang menewaskan leboh dari 900 jamaah haji dan hampir 1000 lainnya mengalami luka-luka itu kini menjadi sorotan dunia.

Baca Juga:


Tidak hanya di negara-negara barat, negara-negara dengan mayoritas ummad muslim pun secara hangat membahas isu ini. Baik di media cetak seperti surat kabar maupun media elektronik seperti televisi dan website-website nasional.

Berbagai analisa pun bermunculan dari berbagai peng-analisis nasional dengan titel megahnya sebagai pengamat. Namun ada satu pertanyaan yang sungguh simpel dan indah. Apakah diantara kita, baik pengamat, pejabat maupun masyarkat biasa, sebagai rasa ukhwah,

Berapa banyak diantara kita yang melakukan shalat gaib untuk saudara kita yang wafat di mina?"
Kembali lagi kepada kita semua, semoga selesai membaca tulisan singkat ini, hati kita tergerak untuk melakukan shalat gaib kepada saudara kita yang wafat di Mina, Arab Saudi
Powered by Blogger.