[Video] Situs Islam Diblokir, Mahasiswa Muslim Se-Aceh Tuntut Copot Menteri Kominfo
Kembalikan Media Islam. Foto: Dokumentasi AcehChannel.com
Banda Aceh - Pemblokiran 22 Situs Islam mendapat reaksi keras dari seruluh pihak, tak terkecuali mahasiswa. Puluhan mahasiswa Aceh yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Muslim Se-Aceh menggelar Aksi menuntut Kemenkominfo untuk membuka pemblokiran pada beberapa situs Islam yang diblokir pada Senin (6/4) di Simpang Lima Banda Aceh.

Dalam wawancaranya dengan awak media, Maulida Ariandi selaku Koordinator Aksi mengatakan bahwa Mahasiwa Muslim Se-Aceh sangat menyayangkan pemblokiran situs-situs Islam secara sepihak dan tanpa didasari dasar hukum yang jelas.

"Kita sangat menyayangi tindakan pemerintah yang terlalu gegabah. Harusnya setiap pemblokiran itu (Situs Islam -Red) harus punya alasan yang spesifik. Ini alasannya cuma berdomain [dot]com", jelasnya kepada awak media.

Baca juga:


Dalam Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga pukul 12.00 WIB itu, Aliansi Mahasiswa Muslim Se-Aceh menuntut tiga hal kepada pemerintah yaitu:
  1. Meminta kepada Menteri Kominfo agar membuka kembali situs Islam yang di Blokir.
  2. Copot Menteri Kominfo yang meresahkan Ummad Islam
  3. Meminta kepada Presiden agar tegas mengambil keputusan yang mengangkut dengan Islam.
Berikut video yang berhasil AcehChannel.com telusuri, selamat menikmati.

Sumber: www.youtube.com

Inilah Persyaratan Beasiswa Pemkab Pidie 2015
Bupati Pidie. Foto: www.pidiekab.go.id
Sigli - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie telah mempuka Beasiswa untuk seleuruh mahasiswa/i asal Pidie yang sedang menempuh pendidikan baik tingkat Strata I (S1), Master (S2) maupun tingkat Doktor (S3) sejak Rabu (1/4) kemaren dan akan berakhir pada 15 April 2015 mendatang.

Total beasiswa yang disiapkan Pemkab Pidie untuk disalurkan pada 2015 adalah sebesar 1 Milyar. Jumlah ini masih sama dengan dana yang dialokasikan Pemkab Pidie tahun lalu.

"Jumlah dana yang diplot sama seperti tahun lalu masih tetap Rp. 1 miliar", terang H. Maddan, MM selaku Asisten II Bidang Kesejahteraan Setdakab Pidie kepada awak media.

Baca juga:

Untuk persyaratannya, menurut Maddan, masih sama seperti tahun lalu, namun sedikit diperketat. Tujuannya, agar mahasiswa/i yang telah memperoleh beasiswa tahun lalu tidak lagi memperoleh tahun ini.

Berikut persyaratan Beasiswa Pemkab Pidie Tahun Anggaran 2015:
  1. Permohonan yang ditujukan kepada Bupati Pidie (sesuai contoh);
  2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk 1 (satu) lembar;
  3. Fotocopy Kartu Keluarga 1 (satu) lembar;
  4. Surat Aktif Kuliah 1 (satu) lembar;
  5. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa 1 (satu) lembar;
  6. Fotocopy SK Pembimbing (Legalisir) 1 (satu) lembar;
  7. Transkrip Nilai Asli yang ditandatangani Ketua Prodi/ Jurusan 1 (satu) lembar;
  8. Proposal Skripsi / Tugas Akhir yang telah diseminarkan dan telah ditandatangani oleh penguji dengan mengetahui / disahkan Dekan atau Ketua Prodi / Jurusan yang distempel pada lembaran pengesahan  dan  penulisan skripsi minimal  3 Bab.
"Nantinya, semua berkas yang telah dipersiapkan diantar langsung ke Kantor Bupati Pidie, Bagian Kesejahteran Sosial Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie", pungkas Maddan.

Pendaftaran Duta Wisata 2015 Dibuka
Duta Wisata Aceh. Foto: www.google.com
Lhokseumawe - Permerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat membuka pendaftaran Pemilihan Duta Wisata 2015 pada 1 hingga 19 April 2015 mendatang.

"Siapa yang berminat dapat mendaftar ke Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lhokseumawe di Terminal Bus Cunda disetiap jam kerja", ujar panitia Vivi Angraini pada Rabu (1/4).

Baca juga:

Menurutnya, persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta yaitu Putra dan Putri Aceh yang berdomisili di Lhokseumawe, berusia 18-25 tahun, belum menikah, memiliki wawasan luas, beragama Islam, mampu membaca Al-Qur'an, menguasai bahasa Inggris atau bahsa asing lain serta bahasa daerah, bisa salah satu kesenian Aceh dan tidak pernah terlibat pidana.

"Untuk tinggi badan, pria 165 centimeter dan putri 160 centimeter, serta belum mengikuti pemilihan duta wisata Aceh dan belum pernah menjadi finalis Duta Wisata Lhokseumawe", jelas Vivi.

Vivi juga menambahkan bahwa technical meeting akan dilaksanakan pada tanggal 21 April 2015. Sehari kemudian, lanjutnya, akan dilakukan audisi.

"Bagi yang lolos audisi akan dikarantina pada 23 sampai 25 April mendatang dan grand final akan digelar pada 25 April 2015 nanti", pungkasnya. [Serambi Indonesia]

Setelah Sekian Lama, Akhirnya Banda Aceh Punya Wakil Walikota
Zainal Arifin, Wakil Walikota Banda Aceh terpilih. Foto: www.haarianaceh.co.id
Banda Aceh - Rapat paripurna pemilihan wakil walikota di gedung DPRK Banda Aceh pada kamis (2/4) pukul 11.30 akhirnya berhembus angin segar. Drs H Zainal Arifin tepilih sebagai Wakil Walikota Banda Aceh setelah unggul 16 siara atas Ibnu Rasyid yang hanya memperoleh 14 suara dari 30 orang anggota DPRK yang hadir.

Usai pemilihan, Wakil Walikota Zainul Arifin kepada wartawan mengatakan siap membantu Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal SE untuk melaksanakan RPJM yang sudah disepakati eksekutir dan legislatif.

"Insya Allah kita akan berkoordinasi dengan Wali Kota untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang penting dan mendesak", ujarnya.

Baca juga:

Sementara itu, ketua panitia pemilihan Wakil Walikota Banda Aceh Ramza Harli mengatakan pihaknya akan menyampaikan berita terpilihnya Zainul Arifin ke Kementerian Dalam Negeri nantinya pada 10 April 2015 melalui Gubernur Aceh. Selanjutnya DPRK tinggal menunggu tanggal pelantikan terhadap Wakil Walikota terpilih.

Pemilihan Wakil Walilota Banda Aceh yang berlangsung tertib. Masing-masing calon di dampingi oleh beberapa angoota keluarga dan pendukung.

[Video] Suci Iman Akbar: Generasi 1998 Terlahir Kembali
Suci Iman Akbar sedang berorasi. Foto: Faisal Basyir
Banda Aceh - Aksi gabungan yang dilakukan mahasiswa Aceh pada Senin (30/3) kemaren mengangkat isu, "Mencabut Mandat Pengkhianat Rakyat, Jokowi" merupakan respon terhadap buruknya kinerja Presiden Jokowi selama ini.

Koordinator aksi, Suci Iman Akbar dalam orasinya sempat menyebutkan bahwa generasi 1998 akan terlahir kembali di tengah-tengah hiruk pikuk permainan Bangsa Indonesia saat ini.

"Hari ini, kita menuntut Presiden Pengkhianat Rakyat untuk mundur dari jabatannya. Percayalah teman-teman, generasi 1998 itu akan terlahir kembali, percayalah...", teriaknya di TOA saat orasi berlangsung.

Dalam aksi gabungan mahasiswa Aceh yang melibatkan BEM Unsyiah dan Poltekkes Banda Aceh yang berlangsung pukul 16.30 di Simpang Lima  ini di hadiri oleh 200 mahasiswa, khususnya dari Unsyiah.

Berikut video orasi Suci Iman Akbar, yang mengatakan bahwa generasi 1998 akan terlahir kembali. Selamat menikmati.
Sumber: www.youtube.com
Powered by Blogger.